Mahasiswa Sosiologi UPR Tanamkan Kebiasaan Hidup Bersih pada Anak-Anak di Palangka Raya

 



REDAKSI MERAH, PALANGKA RAYA - Dalam upaya membangun kesadaran akan perilaku hidup yang sehat dan bersih mahasiswa dari Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, yang mengusung tema “Membangun Kesadaran Perilaku Hidup dan Kesehatan Melalui Edukasi Cuci Tangan”. Kegiatan ini berkolaborasi dengan komunitas Sekolah Rakyat Merdeka Kalteng (SRMK) pada Minggu, 19 oktober 2025 di Bawah Jembatan Kahayan.

 

Kasus anak-anak yang terinfeksi cacing menjadi perhatian utama pada kegiatan ini, melihat dari kasus cacingan pada balita di Sukabumi belakangan ini. Infeksi cacingan pada anak-anak salah satunya disebabkan oleh perilaku yang kurang bersih. Anggota tubuh seperti tangan sangat berpotensi besar dalam proses penyebaran infeksi cacing, apalagi anak-anak sedang aktif bermain dilingkungannya.


Untuk itu tim pengabdian berinisiatif melakukan edukasi sederhana pada anak-anak akan pentingnya mencuci tangan sebagai langkah pencegahan infeksi cacing. Melalui SRMK tim pengabdian dapat memberikan edukasi lebih interaktif pada anak-anak karena ruang lingkupnya yang lebih kecil.


Kegiatan pengabdian ini diawali dengan sesi edukasi yang interaktif dengan anak-anak tentang pentingnya perilaku menjaga kebersihan. Sesi ini tim pengabdian secara sederhana menjelaskan bagaimana kuman dan cacing dapat masuk ke dalam tubuh melalui tangan yang kotor, terutama setelah bermain dan sebelum makan.


Pada sesi berikutnya dilanjutkan dengan demonstrasi dan simulasi langkah-langkah mencuci tangan yang benar. Tim pengabdian mencontohkan cara mencuci tangan yang benar menggunakan sabun dan air yang kemudian memberikan kesepamatan pada anak-anak untuk mensimulasikannya secara langsung.


Anak-anak sangat antusias dalam memperagakan setiap gerakan, dari menggosok telapak tangan hingga membersihkan sela-sela jari. Suasana kegiatan berlangsung ceria dengan penuh tawa, karena anak-anak diajak belajar sembil bermain. Tim pengabdian juga memberika hadiah kecil pada anak-anak yang dapat meperaktikan langkah-langkah cuci tangan dengan benar.


kemudian disesi akhir tim pengabdian memberikan hadiah khusus pada anak-anak yang dapat menjawab kuis dengan benar.


“Harapannya mereka dapat mengimplementasikan cuci tangan setiap harinya dan semoga menjadi kebiasaan yang baik bagi mereka karena kalo kita melihat sangat rawan sekali ditingkat anak-anak ini yang namanya itu cacing, jadi dengan adanya edukasi cuci tangan dari teman-teman Mahasiswa Sosiologi Universitas Palangka Raya menjadi langkah baik bagi anak-anak Sekolah Rakyat Merdeka Kalteng ini untuk memperhatikan terus kebersihan diri sendiri” tutur kak Riru selaku Kordinator sekolah Rakyat Merdeka Kalteng.


“Kegiatan edukasi ini memang perlu dimulai sejak dini karena keterbatasan sebagai orang tua, saya tidak bisa mengawasi setiap harinya sehingga kegiatan ini bermanfaat nantinya ketika dewasa dapat menjadi kebiasaan yang muncul pada dirinya sendiri” tutur salah satu orang tua yang mendampingi anaknya.


Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini diharpkan anak-anak dapat menerapkan kebiasaan serta berperilaku bersih dan sehat sejak dini. Jika perilaku semacam ini telah tertanam sedari kecil maka kelak akan menjadi kebiasaan hingga mereka dewasa, bahkan mejadi budaya yang positif pada masyarakat akan kehidupan yang bersih dan sehat. (Putri Amelia/UPR)



Editor : Hafid Rizki (RM)

Post a Comment

أحدث أقدم