Aliansi Masyarakat Kalteng Peduli Tegaskan Komitmen Bantu Korban Banjir di Sumatera




REDAKSI MERAH, Palangka Raya – Aliansi Masyarakat Kalteng Peduli kembali menggelar aksi penggalangan dana sebagai bentuk kepedulian terhadap korban banjir yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (5/12/2025) dan mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat Kalimantan Tengah.


Misi kemanusiaan tersebut dipimpin oleh Koordinator Lapangan, Al Rahman, bersama Sekretaris Lapangan Handreno. Sejak dimulai pada Kamis (4/12/2025), aksi ini telah memasuki hari kedua dan direncanakan berlangsung hingga 6 Desember 2025. Meski demikian, berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Redaksi Merah, terdapat kemungkinan perpanjangan waktu aksi penggalangan dana bergantung pada dinamika kebutuhan dan respons masyarakat pada hari-hari berikutnya.


Koordinator dan para relawan menyampaikan bahwa aksi ini lahir dari dorongan kemanusiaan dan rasa tanggung jawab sosial masyarakat Kalimantan Tengah terhadap situasi yang menimpa saudara-saudara di Sumatera. Penggalangan dana dilakukan di sejumlah titik strategis di Kota Palangka Raya dan melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat, mahasiswa, serta para pegiat sosial.


Sekretaris Lapangan Handreno menegaskan bahwa aksi ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial belaka, tetapi merupakan wujud keprihatinan nyata atas musibah yang terjadi. Menurutnya, masyarakat Kalteng ingin hadir dan memberikan dukungan moral maupun material sebagai upaya meringankan beban korban bencana.


“Gerakan ini merupakan misi kemanusiaan yang lahir dari kepedulian bersama bahwa kepedihan di Pulau Sumatera adalah kepedihan kita bersama. Melalui inisiatif Aliansi Masyarakat Kalteng Peduli Pulau Sumatera, kami ingin menunjukkan bahwa setiap rupiah yang terkumpul hari ini adalah pesan bahwa Kalimantan Tengah tidak tinggal diam,” ujarnya.


Lebih lanjut, para relawan menyampaikan bahwa nilai dari penggalangan dana ini bukan hanya pada jumlah yang terkumpul, tetapi pada semangat solidaritas yang terus tumbuh di tengah masyarakat. Mereka meyakini bahwa gerakan filantropi masih kuat mengakar di Kalimantan Tengah, dan bahwa kepedulian tidak pernah terhalang oleh batas geografis.


Penggalangan dana ini diharapkan dapat memberikan bantuan yang signifikan bagi para korban banjir di Sumatera, sekaligus menjadi dorongan moral bahwa mereka tidak menghadapi masa sulit ini seorang diri. Para relawan menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa Kalimantan Tengah akan terus berdiri bersama mereka yang membutuhkan, selama bantuan dan perhatian masih diperlukan (Rahman/RM)



Editor : Hafid Rizki

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama