REDAKSI MERAH, Palangka Raya - Kepala SMP Muhammadiyah Palangkaraya yang baru dilantik, H. M. Syairi Abdullah, menegaskan komitmennya untuk memperkuat pendidikan keagamaan dan karakter di lingkungan sekolah sebagai bagian dari amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan.
Dalam wawancara, Syairi menjelaskan bahwa SMP Muhammadiyah Palangkaraya akan terus mengokohkan perannya sebagai institusi pendidikan yang mendorong dakwah amar ma’ruf nahi munkar. Karena itu, sekolah menyiapkan berbagai program pembinaan baik bagi guru maupun siswa.
“Setiap bulan kami melaksanakan pembinaan guru dalam bentuk pengajian. Selain itu, setahun sekali kami adakan Darul Arqam agar para guru memahami ajaran Islam dan kemuhammadiyahan dengan baik,” ungkapnya.
Untuk peserta didik, kegiatan pembinaan keagamaan dilakukan secara formal dan informal. Dalam aspek formal, pendidikan agama diberikan melalui pembelajaran di kelas sesuai paham Muhammadiyah. Adapun kegiatan informal dilakukan melalui berbagai aktivitas ekstrakurikuler dan rutinitas harian yang menanamkan kedisiplinan spiritual.
“Setiap pagi sebelum belajar, anak-anak kami ajak salat duha berjamaah, kemudian tadarus Al-Qur’an selama sepuluh menit. Saat waktu salat tiba, mereka juga kami wajibkan salat berjamaah. Setelah salat Asar, siswa menyetorkan hafalan kepada guru pembimbing,” jelas Syairi.
Selain pembinaan keagamaan, SMP Muhammadiyah Palangkaraya juga menyediakan berbagai ekstrakurikuler untuk mendukung keterampilan siswa, seperti drum band, tapak suci, Hizbul Wathan, dan tari daerah.
Syairi menutup dengan harapan agar lulusan SMP Muhammadiyah Palangkaraya tumbuh sebagai generasi yang berkarakter kuat. “Saya berharap anak-anak kita hatinya berdzikir, otaknya berpikir, dan tangannya terampil,” ujarnya. (Rizki Al/RM)

إرسال تعليق